Tepat disebuah sudut,
terduduk diatas roda kehidupan yang baru saja mengantarkan kita ke setiap sudut kota
mengela nafas, bertatap dan kita beradu pandang
dalam riuhnya rintik hujan,
gengaman erat jemarimu yang dingin bersama semilirnya angin
terus saja menggenggam erat.. semakin erat..
mata kita semakin menatap tajam,
mata kita semakin menatap tajam,
kau menggungkap, lantas aku hanya mampu terpaku
otakku selalu memaksa hatiku untuk berucap
namun hati terus mengelak,
tidaakk... tidaakk.. bukan sekarang
tapi jutaan sel saraf diotakku terus saja bekerja lebih keras
semakin cepat sangat cepat
terus memaksaku untuk berucap
berat..
mulut ini begitu berat untuk merangkai setiap butir kosa-kata
sulit..
sangat sulit untukku menolak bahwa aku menyayangimu
Hatiku benar, Kaulah orangnya
Yogyakarta, 14.03.15 10:54
EmoticonEmoticon