Jangan Datang hanya untuk pergi,Tuan

angin berhembus perlahan,
rintik hujan kembali berjatuhan
suara gemercik air terdengar diluar sana
aku kembali menikmatinya di ujung jendela kamarku

langit pekat, kelabu
seakan mengisyaratkan sesuatu
aku berpaling dari jendela kamarku

aku keluar menikmati rintik hujan 
duduk termenung, sesekali tersenyum

hujan, kau datang tanpa ku minta
begitupun pergimu
aku mengerti kau datang hanya untuk pergi bukan ? 

lantas aku meningatmu, Tuan

kau boleh datang kapanpun,
tapi ku mohon, jangan datang hanya untuk pergi
seperti hujan disore ini 

memang hujan uperlahan
datang membawa ketenangan
alunan alam yang begitu mengasikkan

tapi aku tak menginginkanmu demikian
tetaplah tinggal,
meski aku percaya disetiap pertemuan pasti berujung perpisahan

namun setidaknya aku bisa menghargai
setiap pertemuan kita,
sebelum akhirnya kita berpisah 
entah untuk berapa lama
  
Jangan Datang hanya untuk pergi, Tuan
meski perpisahan akan datang menghampiri

duduklah, temani aku disini
 hingga rintik hujan itu pergi 
dan kita sama-sama melihat pelangi
di ujung senja sore ini

Previous
Next Post »