Entah

pada sisa-sisa malam 
kau seolah mengakar di belahan bumi
semkain membenamkan rasa semakin dalam 
hingga  tak sedikitpun hati tergoyahkan oleh kejamnya angin topan
semakin dalam
semakin mencengkram dalam 
entah,





sudut ruang 
24 Agustus 15
depok,YK
Previous
Next Post »