kau yang kulepas dalam genggam, bukan rasa~

hampir setiap hari ku pandangi foto-foto tentangmu
semua tingkah aneh yang terpampang di wajahmu
mengingatkanku akan masalalu
dimana belum ada mereka berdua
yang pada akhirnya menjauhkan kita, kini

kupandangi lagi,
lebih lama lagi,
lebih dalam lagi,
kita punya banyak cerita
bahkan lebih banyak dari dia dan dia


banyak perjuangan yang sidah kita lakukan
kau ingat, ?
ketika aku jenuh dan ngga ada satupun mood yang ada dalam diriku
kau tiba-tiba datang menjemputku
mengajakku keliling kota
hingga aku terlelap, kau masih setia membawaku menyusuri malam
dan kau membawaku di kebun mawar

aku yang begitu lelap,
aku yang begitu lelah
dengan rasa sakit yang ada di kepalaku, malam itu

kau selalu punya caramu sendiri untuk menenangkanku
kau selalu berhasil membangunkan suasana haru untukku
kau bangunkanku dari tidur, lantas mengajakku menikmati gemerlapnya bintang-bintang
dan kau selalu berhasil menjadi moodbosterku

sabarmu menghadapi keras kepalaku
tenangmu yang selalu menyeimbangkan emosiku
tawamu yang tak pernah habis terkikis olehku

kau hanyalah kau,
dan gak ada satupun yang bisa sepertimu
kau hanyalah kau
yang harus kulepas pelan-pelan untuknya,
tapi kau tetaplah kau,
yang kulepaskan dalam genggam, bukan rasa~


depok, Yk 17 september 2015
01:57
kau yang kulepas dalam genggam, bukan rasa


Previous
Next Post »