Memeluk erat DETIK 02
Sabtu 17 Januari 2015, dimana kita bisa berkumpul bersama. berkumpul dengan sebuah keluarga yang begitu sangat aku sayang. Keluarga yang begitu terasa kengahatan diantara kita semua. kita saling berbagi, tertawa bahkan menggila bersama.
Hujan malam itu, membawa kita pada satu titik temu. Tangan itu saling menjabat erat.. mata itu tertutup rapat. kita melangkah bersama, meuju satu puncak kehangatan. Diredupnya cahaya lilin, dihadapan kobaran api unggun, diantara semilir angin malam bahkan rintik hujan yang tiada henti.
Kobaran itu semakin terasa, Kita saling mengitari, merasai kehangatan. Hingga satu per satu, membuka diri masing-masing. dan kita lebih mengenal satu sama lain. kau mengenalku, aku mengenalmu dan kita mengenal masing-masing. Aku menyayangimu, kamu menyayangimu dan dan kita semua saling menyayangi.
Ada tawa, tangis, suka, duka, lara.. kita semua merasakannya.Aku berterima kasih kepada-MU Tuhan, Engkau pertemukan aku bersama orang-orang seperti mereka. mereka yang konyol, mereka yang usil, jail .. semua melebur jadi satu.
Tuhan, jaga detik tetap utuh, utuh di Hadap-Mu. Utuh untuk semua kasih sayang kita. untuk semua kenangan-kenangan yang pernah dilukis bersama. Utuh semua canda tawa ini, utuh untuk semua jabat erat tangan kita, Untuk semua kebersamaan kita. bagiku kalian istimewa, sangat istimewa dalam hidup ini.
DALAM DETIK
Malam ini, iya malam ini
Malam dimana aku melihat ketulusan
Malam dimana aku melihat kejujuran
Malam dimana setiap tawa menjadi sebuah hal yang berharga
Detik
Dalam hitungan detik
Jabat erat itu terikat, mendekat dan semakin mendekap
Dalam hitungan detik
kita merajut semua asa
Merangkai cita dalam canda dan tawa
Dalam hitungan detik
Aku enggan
Aku enggan terpisah dari kalian
Aku enggan terlampau jauh dari kehangatan
Dalam hitungan detik pula
aku menyadari
ini bukan perpisahan, ini adalah awal
untuk kita sama-sama meraih tujuan
kalian semua hebat, kalian semua luar biasa. aku bangga dengan kalian semua. jadilah pribadi yang baik, gapai semua cita-cita kalian, sukses selalu, doaku menyertai kalian semua.. jangan lupakan setiap proses yang sudah kita lalui bersama, simpan semua kenangan yang sudah kita lukis. jaga selalu kekeluargaan ini. aku percaya, kita tidak sedang terpisah. kita hanya terjarak.. menanti waktu Tuhan mempertemukan kita (lagi).
maafkan aku.. maafkan aku harus benci.. iyaa bahkan sangat benci, ketika esok aku tidak melihat kalian, aku tak melihat kalian semua bersamaan, aku tak melihat kita bersamaan.
sampai bertemu di Atas kawan, sampai jumpa di pertemuan kita selanjutnya.. Tuhan tau, kita saling merindukan. :))))
LOVE YOU MORE MORE and MORE DETIK 02.... :*
 |
| Senam sehat Detik 02 |
 |
| sie dokumentasi lagi goyang |
 |
| narsis di sela-sela senam pagi |
 |
| Cheeessss |
 |
| Detik narsis |
 |
| Detik 02 lagi goyang seko sayang :D |
 |
| Foto bareng keluarga DETIK 02 |
 |
| tanda tangan di banner DETIK02 |
|
EmoticonEmoticon