Sahabat sejati

Ada tumpukan langkah yang tersimpulkan dalam sebuah lingkaran
Wacana demi wacana mulai terlontarkan
hingga puluhan mulut saling beradu
saling menjatuhkan
saling menyalahkan
dan kulihat disatu sisi, betapa dalamnya rasa
hingga menimbulkan airmata

Beberapa kepala hanya menunduk, entah berfikir, entah merenung entah hanya sekedar menyembunyikan ketakutan yang ada

Segala kejadian malam tadi membuat beberapa detik lamunanku kembali bergeming

"Menguatkan seorang kawan yang rapuh, bukan dengan kita ikut meluruh .. Hanya perlu didengar dan menepukkan keyakinan bahwa  " semuanya akan baik-baik saja".

Yogyakarta, 27/4/16 03:12

Previous
Next Post »