Hanya Ada Tenang

tok .. tok..tok..toktok

mata terbelalak menatap kearah langkah kaki itu melangkah

langkah semakin terdengar jelas,

degup jantung semakin kencang

mata masih saja enggan berpaling dari pandang

ketakutan menerjang,daaannn..

lagi-lagi halusinasi mengejutkan

akhirnya diam, menenangkan diri dalam terang

tanpa ada sapaan, tanpa ada teriakan

hanya ada tenang 

langkahku kembali ke ranjang

ku rebahkan lagi tubuh yang mulai melemah

kerap kali aku berbincang pada diriku sendiri

apa yang akan terjadi setelah ini

mungkinkah misteri yang akan datang dapat kutebak,

hati dan fikiran semakin 

berbincang, hingga..

Hati yang jadi pemenangnya

Previous
Next Post »