berulang kali, aku terjatuh
berulang kali, aku tersungkur
berulang kali aku terjebak dalam rintang
berulang kali pula aku merasakan sakit
dalam kebersamaan, bahkan kesendirian
terdiam, lantas merenung
bukankah ini lika-liku yang mengasyikan ?
kurasa memang iya
jatuh, bangkit lagi
terkekang lara, berontakan dengan tawa
tak perlu tersudut dalam duka
bukankah senyum yang tulus adalah senjata paling ampuh menanggapi itu semua ?
lantas mengapa kau memilih luka ?
tidak, aku tak akan (lagi) merasai luka
aku memilih bahagia, bersamamu
EmoticonEmoticon